Misteri Pasar Bubrah Gunung Merapi

Misteri Pasar Bubrah Gunung Merapi
Unikinik.com, Pasar Bubrah - Tau gak arti dari Pasar Bubrah? Pasar Bubrah itu artinya Basar Rusak Parah. Pasar Bubrah terletak di ketinggian 1500 DPL Gunung Merapi. Keadaan nya memang sangat mengerikan. kita akansering menemukan berbagai suara mistis seperti halnya di pasar. Bukan hanya itu diPasar Bubrah sering terjadi kontak fisik antara para pendaki dan mahluk-mahluk halus.

Menurut sebagian orang yang pernah naik ke Gunung Merapi. " Jika kita berkenan mendaki ke Gunung Merapi, hendaknya kita memminta ijin ke Bah Marijan waktu dulu saat beliau masih ada. Dan sekarang kita bisa meminta izin ke kuncen yang memegang Merapi kali ini."

Mendaki lereng gunung utk mula-mula kalinya di G.Merapi, satu orang wisatawan Rusia yg baru berusia 21 th tersesat di wilayah lereng Merapi yg ternama angker terletak di perbatasan Jawa Tengah (Jawa Tengah) & Daerah Teristimewa Yogyakarta (DIY) itu.

Wilayah tersebut ialah di titik wilayah yg dinamakan juga sebagai Pasar Bubrah atau yg dikenal masyarakat yang merupakan ruang Pasar Syetan/ Jin ataupun yg diakui ruangan dedemit (makhluk astral) bertransaksi di kawasan puncak Merapi.

Mitos yang lain, Pasar Bubrah atau Pasar Syetan ini yakni pusat kerajaan syetan atau dedemit penguasa Merapi. Maka, jikalau satu orang pendaki berbuat atau berpikiran tak bersih, sehingga bakal dengan cara tak sengaja disesatkan atau dibuat bingung para makhluk halus penguasa Merapi.

Rima, nama bule asal Rusia
itu tidak hanya tersesat sempat juga terjatuh di wilayah lereng Merapi, tepatnya di Balerante. Untung saja, Rima cuma mengalami luka lecet kepada ke-2 kakinya lantaran terjatuh di lereng tebing dgn ke dalaman cuma lima m.

Tersesatnya Rima berawal kala Selasa (5/3/13) dini hri kira kira pukul 01.00 WIB mendaki menuju puncak lereng Merapi lewat rute Pos Selo, Boyolali.

"Sebelum mulai sejak naik, bule Rima itu pernah ditawari buat memakai jasa gaet atau pemandu pendaki Merapi yg adalah penduduk kira kira Selo, Boyolali. Tapi, Rima menolak. Alasannya telah tidak jarang naik gunung-gunung di Indonesia, walau utk naik ke Merapi itu baru perdana kalinya," ungkap Ashroni, relawan Muhammadiyah Disaster Manajement Center (MDMC) Kab Magelang, Jawa Tengah Rabu (6/3) yg ikut melaksanakan bantuan bule Rusia itu.

Seterusnya, Rima naik & nyata-nyatanya benar. Hingga di Pasar Bubrah atau yg tidak jarang masyarakat sebut sbg pasar dgn penghuni, pedagang & pembelinya menurut kepercayaan masyarakat merupakan para demit & syetan penghuni puncak Merapi, Rima kepada Selasa (5/3) siang merasa agak bingung.

Hasilnya, Rima memutuskan buat turun & hingga di kawasan lereng Merapi di Balerante. Saking kebingungannya & linglung, Rima naik kembali. & hasilnya, Rabu (6/3) pagi tadi Rima memutuskan utk turun & hingga lagi di Balerante berjumpa dgn penduduk & disuruh masyarakat utk naik ojek menuju ke Pos Pendakian Merapi di Selo, Boyolali.

"Barang-barang dirinya pernah dititipkan di salah satu masyarakat Selo, Boyolali yg bernama Yoyok. Korban diselamatkan oleh Yoyok dalam keadaan mengalami luka lecet terhadap sekujur ke-2 kakinya. Menurut pengakuannya diwaktu di Pasar Bubrah pernah terjatuh di lubang sedalam lima m," ungkapnya.

Awalnya, kala Rima ditemukan penduduk dalam keadaan ke-2 kakinya terluka rencananya ingin dilarikan ke RSUD Muntilan, Kab Magelang, Jawa Tengah. Tapi, atas permintaan Rima sendiri beliau dilarikan & diantar oleh masyarakat kurang lebih Pos Pendakian Selo, Boyolali ke hunian sakit international Djogja International Hospital (JIH) di Jl. Lingkar Ringroad, Yogyakarta.

Terkait keberadaan Pasar Bubrah di puncak Merapi, masyarakat di daerah Gunung Merapi memiliki kepercayaan adanya tempat-tempat angker atau sakral. Area angker tersebut dipercayai sbg tempat-tempat yg sudah dijaga oleh makhluk halus. dimana ruang itu tak bakal diganggu & lokasi tersebut memiliki kebolehan gaib yg mesti dihormati.

Masyarakat ataupun pendaki Merapi pantang buat jalankan aktivitas seperti menebang pohon, merumput & membawa maupun memindahkan benda-benda yg ada di daerah tersebut. Terkecuali itu ada serta pantangan buat tak bicara bernoda, kencing atau buang air gede, sebab dapat mengakibatkan rasa tersinggung makhluk halus yg menghuni di situ.

Tidak Hanya kawasan Pasar Bubrah, area yg angker di Gunung Merapi yakni kawah Merapi yang merupakan istana & pusat keraton makhluk halus Gunung Merapi. Di bawah puncak Gunung Merapi ada daerah batuan & pasir yg bernama Pasar Bubrah yg oleh penduduk diakui juga sebagai ruangan yg amat sangat angker.

Pasar Bubrah tersebut diakui penduduk yang merupakan pasar akbar Keraton Merapi & terhadap batu agung yg berserakan di daerah itu dianggap yang merupakan warung & meja kursi makhluk halus.

Sektor dari keraton makhluk halus Merapi yg dianggap angker merupakan Gunung Wutoh yg dimanfaatkan sbg pintu gerbang mutlak Keraton Merapi. Gunung Wutoh dijaga oleh makhluk halus adalah 'Nyai Gadung Melati' yg bertugas melindungi linkungan di daerah gunungnya termasuk juga tanaman pun hewan.

Terkecuali lokasi yg berhubungan segera dgn Keraton Merapi ada pula ruang lain yg dianggap angker. Daerah kurang lebih makam Sjech Djumadil Qubro yaitu area angker dikarenakan makamnya yakni makam buat nenek moyang warga & itu mesti dihormati.

Setelah Itu tempat-tempat lain seperti di hutan, sumber air, petilasan, sungai & jurang serta dianggap angker. Sekian Banyak hutan yg dianggap angker ialah Hutan Patuk Alap-alap di mana ruangan tersebut dimanfaatkan utk area penggembalaan ternak milik Keraton Merapi, Hutan Gamelan & Bingungan pun Hutan Pijen & Blumbang. Bukit Turgo, Plawangan, Telaga putri, Muncar, Goa Jepang, Umbul Temanten, Bebeng, Ringin Putih & Watu Gajah.

Sekian Banyak type binatang keramat tinggal di hutan sekeliling Gunung Merapi dipunyai oleh Eyang Merapi. Binatang hutan, terutama raja rimba putih yg tinggal di hutan Blumbang, pantang dibekuk atau dibunuh. Selanjautnya kuda yg tinggal di hutan Patuk Alap-alap, di kira kira Gunung Wutoh, & di antara Gunung Selokopo Ngisor & Gunung Gajah Mungkur merupakan dianggap/dipakai oleh rakyat Keraton Makhluk Halus Merapi yang merupakan binatang tunggangan & penarik kereta.

Di puncak Merapi ada satu buah Keraton yg serupa bersama keraton Mataram, maka di sini ada organisasi sendiri yg mengatur hirarki pemerintahan dgn segala atribut & aktivitasnya. Keraton Merapi itu menurut kepercayaan warga setempat diperintah oleh kakak beradik ialah Empu Rama & Empu Permadi.

Seperti halnya pemerintahan juga sebagai juga sebagai Kepala negeri(Empu Rama & Empu Permadi) melimpahkan kekuasaannya terhadap Kyai Sapu Jagad yg bertugas mengatur kondisi alam Gunung Merapi. Berikutnya ada pula Nyai Gadung Melati, tokoh ini bertugas memelihara kehijauan tanaman Merapi.

Ada Kartadimeja yg bertugas memelihara ternak keraton & yang merupakan komando pasukan makhluk halus. Beliau yakni tokoh yg paling ternama & disukai masyarakat dikarenakan acapkali berikan tahu kapan Merapi dapat meletus & apa yg mesti dilakukan warga buat menyelamatkan diri. Tokoh berikutnya Kyai Petruk yg dikenal juga sebagai salah satu prajurit Merapi.

Demikian besar nya jasa-jasa yg sudah diberikan oleh tokoh-tokoh penghuni Gunung Merapi, sehingga juga sebagai bentuk kecintaan mereka & terima kasih pada Gunung Merapi warga di kurang lebih Gunung Merapi memberikan sebuah upeti yakni dalam wujud upacara-upacara ritual keagamaan. Telah jadi adat keagamaan orang Jawa adalah dgn mengadakan selamatan atau wilujengan, bersama jalankan upacara keagamaan & aksi keramat.

Upacara Selamatan Labuhan diadakan dengan cara teratur tiap-tiap th terhadap tanggal kelahiran Sri Sultan Hamengku Buwono X merupakan tanggal 30 Rajab. Upacara dipusatkan di dusun Kinahrejo desa Umbulharjo. Di sinilah tinggal sosok Almarhum Mbah Marijan yang merupakan juru kunci Gunung Merapi yg tidak jarang bertugas sbg pemimpin upacara labuhan. Yg saat ini sudah digantikan oleh Mas Asih sang anak yang merupakan pewaris juru kunci Merapi.

Di Selo tiap-tiap th baru Jawa 1 Suro diadakan upacara Sedekah Gunung, dgn angan-angan warga jadi aman, tentram & sejahtera, bersama panen yg melimpah. Upacara ini disertai dgn menanam kepala kerbau di puncak Merapi atau di Pasar Bubrah.

Postingan terkait: